"Gue putus sama Sivia", ucapnya pelan namun berhasil membuat ketiga orang yang ada di hadapannya membelalakan mata.
"Pu ... putus?", timpal
Agni tak percaya. Air mata yang sedari tadi terus mengalir kini berhenti
sesaat.
"Vin, lo yakin?", Cakka
ikut tak percaya. Begitu juga Rio yang langsung mendekatinya.
Cowok itu mengangguk singkat,
lalu membuang pandangannya. Jangankan mereka, dirinya sendiri pun sulit untuk
mempercayai kenyataan bodoh yang tercipta.